Lombok Tengah -Dihari kedua acara roadshow yang di gelar pemerintah daerah Kabupaten Lombok Tengah bersama, Kapolres Lombok Tengah, Dandim 1620/Loteng beserta Anggota Forkopimda terus ingatkan pentingnya menjaga ProKes covid-19 dan pentingnya suntik Vaksin.
Dalam sambutannya Bupati Lombok Tengah H. Moh Suhaili FT saat ini penyebaran virus covid-19 di kabupaten Lombok Tengah terus meningkat oleh sebap itu kembali di ingatkan agar semua elemen masyarakat terus menjaga ProKes covid-19.
Karena sesuai perintah dari pusat, sekarang satgas-satgas covid-19 mulai dari tingkat RT, Dusun, Desa, Kecamatan dan Daerah harus kembali digeliatkan atau dihidupkan.
“Ada tiga hal yang mendorong kenapa jajaran Forkopimda kembali hadir mendatangi setiap kecamatan yang pertama yaitu sebagai ajang Silaturrahim, kemudian mengajak kembali masyarakat yang semakin hari semakin abai akan penerapan protokol kesehatan,” ujar Suhaili. Minggu 7 Februari 2021
Ia menyampaikan hasil kesepakatan rapat koordinasi dengan forkopimda bersama stake holder lingkup Penda Lombok Tengah akan kembali meningkatkan kedisiplinan masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan Covid-19.
“Kita sepakat, akan kembali meningkatkan kedisiplinan masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan,” tegasnya
Kemudian melalui kesempatan tersebut Politik Golkar itu menyampaikan pamit dan permohonan maaf kepada masyarakat mengingat masa jabatannya akan segera berakhir menjadi bupati.
“Selama 10 tahun sudah kita bersama sama ikhtiar membangun Lombok Tengah tentu banyak kekurangan dan kehilafan dalam memimpin oleh sebap itu melalui kesempatan ini Saya Pribadi dan atas nama pemerintah daerah Loteng menyampaikan permohonan maaf,” ujar Bupati 2 Periode.
Komandan Kodim Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP menghimbau kepada masyarakat agar selalu mewaspadai cuaca extrim yang akhir-akhir ini tidak bisa diprediksi. Seluruh elemen masyarakat diminta terus waspada dan selalu tanggap bencana seperti kejadian banjir yang terjadi di wilayah kecamatan Pujut, wilayah Praya Barat dan Praya Barat Daya. Dan selalu mengajak masyarakat menjaga ProKes covid-19 agar penyebaran virus covid-19 dapat di teka.
“Mari kita kembali bangkit menekan penyebaran virus covid-19 dengan menerapkan 3 M yakni mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker. Tak lupa pula saya ingatkan agar selalu waspada dengan cuaca extrim,” terang Tangkas saat memberi sambutan di Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah.
Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K mengatakan, saat ini ditengah masyarakat banyak sekali beredar Hoax terkait Vaksinasi. Kapolres senidiri, meminta agar masyarakat jangan sampai ada yang termakan berita Hoax terkait dengan pencanangan Vaksin, karena menurutnya vaksin tersebut sangat dibutuhkan mengingat Lombok Tengah saat ini diperingkat ke-6 terbanyak kasus positif Covid -19 di Provensi NTB.
“Saya minta dari seluruh unsur yaitu kecamatan, Polsek, Koramil sampai tingkat desa dan para tokoh masyarakat untuk terus sosialisasikan kepada masyarakat bahwa Vaksin itu aman dan halal,” kata Kapolres ketika memberikan sambutan di Kantor Camat Janapria.
Tidak hanya itu, Kapolres Lombok Tengah juga menyampaikan bahwa tahun ini di Lombok Tengah tidak ada perayaan event Bau nyale atau menangkap cacing yang sudah menjadi tradisi tahunan masyarakat. Karena alasan masih dalam masa pandemi Covid-19, dan kegiatan tersebut sangat berpotensi mengundang kerumunan orang banyak.
“Tahun ini tidak ada perayaan Bau Nyale, karena masih pandemi dan kegiatan tersebut berpotensi mengundang orang banyak,” tutupnya.
Untuk di ketahui agenda roadshow yang di gelar Pemda Loteng di hari kedua ini iya itu Kecamatan Janapria, Kecamatan Praya Tengah, Kecamatan Praya dan Kecamatan Jonggat.